Begini Pembelajaran Sains Pada Anak Usia Dini, Mudah Kok!

administrasitkpaud.com - Pembelajaran sains pada anak usia dini harus dirancang untuk mengembangkan kemampuan dasar dan perilaku anak. Pengembangan potensi kognitif yang dimiliki anak sangat penting karena dapat mempengaruhi potensi yang lainnya. Kompetensi dasar anak di bidang sains dapat dikenalkan dengan mengenal konsep sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran sains untuk anak usia dini hendaknya dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Prinsip dasar “Belajar Sambil Bermain” harus selalu diterapkan saat melakukan aktivitas belajar pada anak. Mempelajari sains ditujukan sebagai pengembangan keterampilan hidup. Anak belajar mengamati dan menggunakan inderanya untuk mengenali, menyadari, lalu mencintai alam semesta dan isinya.

pembelajaran sains pada anak usia dini

Tips Pembelajaran Sains pada Anak Usia Dini

Pembelajaran sains pada anak usia dini melalui permainan sebaiknya dilakukan melalui kehidupan serta pengalaman sehari-hari. Cara ini lebih mudah diterapkan karena anak akan lebih mudah memahami materi yang hendak disampaikan. Berikut beberapa tips bermain sains untuk anak usia dini yang bisa dilakukan di rumah:

1. Berikan Penjelasan dalam Setiap Aktivitas Harian

Setiap aktivitas harian yang dilakukan bersama anak dapat dikaitkan dengan sains. Pelaksanaan pembelajaran sains untuk anak usia dini dengan cara ini akan lebih mudah karena anak langsung melihat dan memahami materi yang ingin disampaikan.

Manfaatkan kesempatan memperkenalkan konsep cuaca dan perubahannya saat anak sedang bermain di luar dalam pembelajaran sains pada anak usia dini. Matahari yang bersinar menunjukkan cuaca yang cerah. Kondisi langit dengan awan yang mendung merupakan pertanda bahwa sebentar lagi akan turun hujan. Pada saat yang sama, orangtua juga bisa menjelaskan konsep terjadinya hujan.

2. Aktif Memanfaatkan Indera

Pentingnya pembelajaran sains pada anak usia dini dilakukan dengan mengajak anak secara aktif memanfaatkan indera mereka. Hal ini dilakukan saat mengamati benda-benda di sekitar, maupun kejadian alam yang terjadi sehari-hari. Mintalah anak untuk mengenali suara, bau, dan tekstur sebuah benda. Kenalkan dengan konsep warna dengan meminta mereka menyebutkan warna-warna benda di sekitar.

Ajak anak untuk mengidentifikasi makanan melalui rasa. Konsep perbandingan juga bisa dikenalkan dengan mengajak mereka melihat perbedaan besar-kecilnya suatu benda. Cara-cara ini akan membantu anak untuk memahami hal-hal di sekitar, menambah kosakata, dan merangsang anak agar memiliki rasa ingin tahu dan menumbuhkan keterampilan dalam melakukan observasi.

3. Berikan Buku yang Menarik

Agar anak lebih paham mengenai konsep sains yang sederhana, alangkah baiknya jika pembelajaran sains pada anak usia dini dilakukan dengan memberikan buku-buku tentang sains. Pilihlah buku yang didominasi dengan gambar-gambar yang mencolok untuk menarik minat anak. Beberapa buku bahkan menyediakan fitur suara untuk memudahkan anak memahami materi yang ingin disampaikan.

4. Ajak Anak Melakukan Percobaan 

Pengembangan pembelajaran sains untuk anak usia dini akan lebih efektif dengan melibatkan anak melalui kegiatan percobaan. Anak akan lebih mudah memahami materi melalui percobaan sederhana yang menyenangkan. Orangtua bisa menggunakan alat dan bahan yang mudah didapatkan.

Orangtua berperan sebagai fasilitator yang membimbing dan menyediakan alat serta bahan. Biarkan anak melakukan percobaan dengan inisiatifnya sendiri. saat melakukan eksperimen, pancing daya nalarnya dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Biarkan anak mengajukan pertanyaan sebanyak mungkin untuk memancing rasa ingin tahunya.

Gunakan alat dan bahan yang aman dipakai anak saat melakukan percobaan. Bantulah anak apabila harus menggunakan benda-benda yang mempunyai potensi melukai. Pengenalan sains melalui kegiatan percobaan bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk anak. Kegiatan ini juga merangsang pola pikir kritis, potensi kreatif, dan daya nalar anak.

Demikianlah tips pembelajaran sains pada anak usia dini yang dapat dilakukan oleh orangtua. Orangtua diharapkan mampu membuat kegiatan yang memancing minat dan rasa ingin tahu anak agar materi dapat dipahami dengan baik.

Post a Comment for "Begini Pembelajaran Sains Pada Anak Usia Dini, Mudah Kok!"